Banner Iklan

FITK UIN Malang Gelar Rapat Evaluasi Dosen Luar Biasa sebagai Bentuk Peningkatan Kualitas Layanan Pembelajaran

M. Kholilur Rohman
05 Februari 2026 | 21.46 WIB Last Updated 2026-02-05T14:47:00Z

 

Foto: Suasana rapat evaluasi 

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM – Di tengah dinamika global yang menuntut reorientasi pendidikan tinggi, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Malang kembali menegaskan komitmennya terhadap penjaminan mutu akademik melalui penyelenggaraan “Rapat Evaluasi Dosen Luar Biasa”. Perhelatan intelektual ini dilangsungkan pada hari Kamis (5) di Gedung Megawati Lantai I.

Dekan FITK, Prof. Dr. Muhammad Walid, MA., membuka rapat evaluasi secara resmi. Dalam orasi pembukaannya, Prof. Walid memaparkan tesis utama mengenai urgensi peran Dosen Luar Biasa (LB) sebagai entitas penguat (reinforcement) dalam struktur kurikulum Fakultas. Ia juga menekankan bahwa di tahun 2026 ini, FITK tidak lagi hanya mengejar kuantitas lulusan, melainkan kedalaman substansi pedagogis yang relevan dengan kebutuhan zaman.

“Keberadaan Dosen Luar Biasa adalah jembatan emas yang menghubungkan antara rigiditas akademik dengan fleksibilitas praktis di lapangan. Evaluasi ini adalah instrumen kontrol kualitas yang bersifat dialektis, di mana kita duduk bersama untuk memastikan bahwa setiap satuan acara perkuliahan yang disampaikan memiliki resonansi yang kuat dengan visi keislaman dan keindonesiaan yang kita usung,” ujar Prof. Walid dengan nada yang inspiratif namun tetap berwibawa.

Selain itu, Dekan FITK itu juga menggarisbawahi bahwa FITK sedang berada dalam fase transformasi menuju World Class Faculty. Oleh karena itu, standarisasi mutu pengajaran yang diberikan oleh Dosen LB harus sejajar dengan dosen tetap, sebagai bagian dari upaya kolektif mempertahankan akreditasi internasional dan meningkatkan indeks kepuasan mahasiswa.

Pasca-pembukaan resmi, agenda berlanjut ke sesi perkenalan yang dikemas dalam nuansa professional networking. Sesi ini menjadi sangat menarik karena mengungkapkan diversitas latar belakang para Dosen Luar Biasa yang hadir. Sebagian besar merupakan praktisi senior, peneliti dari lembaga prestisius, hingga pakar pendidikan yang memiliki rekam jejak empiris yang mumpuni.

Para Kaprodi merespons setiap poin dengan analisis yang tajam. Mereka mencatat setiap masukan sebagai data primer untuk melakukan rekayasa kebijakan di tingkat program studi. Terjadi pertukaran pemikiran yang sangat intelektual, di mana teori-teori pendidikan kontemporer diuji validitasnya melalui pengalaman riil para dosen di kelas.

“Kita tidak sedang membangun gedung, kita sedang membangun peradaban melalui akal budi mahasiswa kita. Maka dari itu, harmonisasi antara Kaprodi sebagai arsitek kurikulum dan Dosen LB sebagai eksekutor di lapangan haruslah bersifat simbiotik-mutualistik,” tutup Prof. Walid.

Secara keseluruhan, Rapat Evaluasi Dosen Luar Biasa FITK tahun 2026 ini sukses memposisikan diri sebagai tonggak sejarah dalam tata kelola akademik Fakultas. Dengan memadukan formalitas birokrasi dan kedalaman substansi akademik, FITK telah menunjukkan bahwa mereka siap menghadapi tantangan pendidikan masa depan dengan fondasi yang kokoh, transparan, dan visioner. 


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • FITK UIN Malang Gelar Rapat Evaluasi Dosen Luar Biasa sebagai Bentuk Peningkatan Kualitas Layanan Pembelajaran

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now