Pembangunan ini selaras dengan visi Kabupaten Sidoarjo untuk mewujudkan daerah yang maju, sejahtera, dan berkarakter melalui pelayanan publik yang cepat, mudah, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Menurutnya, pengembangan sarana pendukung rumah sakit menjadi strategi penting dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan.
"Rumah sakit modern tidak hanya diukur dari kecanggihan alat medis atau kompetensi tenaga kesehatan. Kenyamanan akses, ketertiban layanan, serta pengalaman masyarakat saat menerima pelayanan juga menjadi tolok ukur penting," ujarnya.
la berharap fasilitas baru tersebut dapat memberikan kemudahan akses bagi pasien dan keluarga, meningkatkan kualitas layanan kesehatan, serta mendukung keamanan dan. kelancaran kerja tenaga medis. Selain itu, pembangunan ini diharapkan memperkuat citra RSUD N.T. Notopuro sebagai rumah sakit yang modern dan humanis. Bupati Subandi juga mengajak seluruh jajaran manajemen dan tenaga kesehatan untuk terus berinovasi, menjaga integritas, serta membangun budaya pelayanan yang ramah, cepat, dan profesional.
Menurutnya, pembangunan yang dilakukan sepanjang tahun 2025 telah berjalan dengan baik dan tepat waktu. Hasilnya diharapkan dapat dirasakan masyarakat, mengingat RSUD N.T. Notopuro tidak hanya menjadi rujukan warga Sidoarjo, tetapi juga masyarakat dari daerah lain seperti Pasuruan, Malang, dan sekitarnya.
la menambahkan, pembangunan di RSUD N.T. Notopuro sebagian besar bersumber dari anggaran mandiri Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Ke depan, jika diperlukan pengembangan lanjutan, perluasan area direncanakan ke sisi selatan rumah sakit. Sementara itu, Direktur RSUD N.T. Notopuro dr. Atoilah menjelaskan bahwa pembangunan double deck parkir merupakan bagian dari pengembangan gedung terpadu yang telah direncanakan sejak lama. Selain pembangunan fisik, pihak rumah sakit juga melakukan peningkatan sarana prasarana serta sumber daya manusia.
"Kami tidak hanya membangun area parkir, tetapi juga merenovasi beberapa ruangan menjadi kamar operasi jantung terbuka lengkap dengan fasilitas ICCU, mengingat jumlah pasien jantung yang terus meningkat," katanya.
la menambahkan, dengan status rumah sakit tipe A, pihaknya akan terus melakukan pembenahan dan pengembangan layanan. Pembangunan fasilitas kesehatan di RSUD N.T. Notopuro sendiri telah dilakukan secara bertahap sejak 2014 guna meningkatkan mutu pelayanan.
Pembangunan double deck parkir juga dilakukan untuk menjawab kebutuhan pengunjung yang selama ini mengalami kesulitan mendapatkan tempat parkir di area rumah sakit. Adapun pembangunan fasilitas ini sebagian besar menggunakan anggaran mandiri BLUD, dengan nilai pembangunan double deck parkir sebesar Rp24,3 miliar dan gedung operasi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?