Banner Iklan

Bangkitkan Generasi Qur’ani dari Desa, KKN Tematik 38 UNIDA Gontor Dampingi 40 Anak Mengaji Setiap Sore

Anis Hidayatie
15 Februari 2026 | 12.08 WIB Last Updated 2026-02-15T05:09:17Z

 


Bangkitkan Generasi Qur’ani dari Desa, KKN Tematik 38 UNIDA Gontor Dampingi 40 Anak Mengaji Setiap Sore

NGAWI | JATIMSATUNEWS.COM: Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 38 Kelompok 28 dari Universitas Darussalam Gontor melaksanakan program Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di Masjid Asy Syuhada, Dusun Bombongan, Desa Manisharjo, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Program ini dimulai sejak 10 Februari dan dilaksanakan secara rutin setiap sore selama masa pengabdian berlangsung. Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 40 siswa dari Desa Manisharjo. TPA ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa dalam bidang pendidikan keagamaan. Kehadirannya disambut baik oleh masyarakat setempat.

Kegiatan TPA difokuskan pada pembelajaran Al-Qur’an dan dasar-dasar agama Islam. Materi yang diberikan meliputi pembelajaran tajwid agar bacaan Al-Qur’an anak-anak menjadi lebih baik dan benar. Selain itu, mahasiswa juga membimbing hafalan surat-surat pendek secara bertahap. Doa-doa sehari-hari turut diajarkan untuk diamalkan dalam kehidupan harian. Penambahan materi yang berbeda setiap hari dilakukan agar proses belajar lebih variatif dan tidak membosankan.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan di Masjid Asy Syuhada yang menjadi pusat aktivitas ibadah masyarakat Dusun Bombongan. Lokasi masjid yang strategis memudahkan anak-anak untuk hadir setiap sore. Suasana masjid yang kondusif mendukung proses pembelajaran yang khusyuk dan tertib. Para mahasiswa mengatur jalannya kegiatan secara terstruktur sesuai jadwal yang telah disusun. Seluruh anggota kelompok terlibat aktif dalam membimbing para siswa.

Metode pembelajaran yang digunakan bersifat langsung dan interaktif. Mahasiswa mendampingi anak-anak secara bersama tanpa pembagian kelas tetap. Pendekatan komunikatif diterapkan agar siswa lebih mudah memahami materi yang disampaikan. Kegiatan juga diselingi evaluasi sederhana untuk melihat perkembangan bacaan dan hafalan siswa. Dengan cara ini, pembelajaran berlangsung efektif dan menyenangkan.

Program ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan peningkatan kualitas pendidikan agama di Desa Manisharjo. Mahasiswa melihat pentingnya pembinaan tajwid dan dasar keislaman sejak usia dini. Selain meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, kegiatan ini juga bertujuan membentuk karakter dan akhlak yang baik. Dukungan dari pengurus masjid dan orang tua siswa turut memperkuat keberlangsungan program. Diharapkan kegiatan TPA ini dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi generasi muda desa.

Penulis : Syahba Kharisma


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Bangkitkan Generasi Qur’ani dari Desa, KKN Tematik 38 UNIDA Gontor Dampingi 40 Anak Mengaji Setiap Sore

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now