PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM
Bulan Rajab yang dikenal sebagai salah satu bulan mulia dalam Islam dimanfaatkan secara khidmat oleh Keluarga Besar Bani Hasan As’ad dengan menggelar kegiatan ziarah leluhur sekaligus silaturahmi keluarga. Kegiatan ini menjadi momentum spiritual untuk mengenang jasa para pendahulu serta mempererat ikatan antar anggota keluarga besar.
Program ziarah leluhur tersebut sejatinya telah direncanakan sejak lama. Berkat ikhtiar yang terus ditingkatkan serta semangat kebersamaan yang senantiasa dikembangkan, pengurus Bani Hasan As’ad akhirnya mampu merealisasikan kegiatan tersebut pada tahun ini. Ziarah dimulai dengan mengunjungi makam leluhur di Gadingrejo, Kota Pasuruan, dilanjutkan ke makam Manikrejo, Kecamatan Rejoso, dan berakhir di makam Mbah Khasan As’ad yang berada di Desa Lajuk, Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan.
Kegiatan yang mengusung tema “Ziarah Leluhur dan Silaturahmi” ini dilaksanakan pada Ahad, 11 Januari 2026, mulai pukul 08.00 WIB. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan ramah tamah bersama di Mushola Roudlotul Hasan, Desa Lajuk, Gondang Wetan.
Sejumlah hal menarik mewarnai pelaksanaan kegiatan tersebut. Pertama, program lama yang sempat tertunda akhirnya dapat direalisasikan, sehingga menumbuhkan rasa syukur di kalangan keluarga besar. Kedua, kehadiran para sesepuh dari berbagai daerah menjadi sumber motivasi tersendiri, di antaranya H. Fathoni dari Malang, Abdul Halim dari Jember, serta Bu Nyai Arbainah dari Toyaning, Rejoso.
Semangat para sesepuh yang tetap tinggi dalam mengikuti kegiatan ziarah diharapkan dapat menular kepada generasi muda. Salah satu pesan yang disampaikan para sesepuh menegaskan pentingnya peran keluarga dalam menjaga tradisi dan sejarah. “Kalau bukan kita yang memulai, siapa lagi,” pesan yang menjadi penguat bagi seluruh peserta.
Panitia pelaksana menyampaikan terima kasih kepada seluruh keluarga besar Bani Hasan As’ad yang telah berpartisipasi dan turut menyukseskan kegiatan tersebut. Panitia juga berharap pada pelaksanaan ziarah tahun mendatang, jumlah peserta dapat semakin bertambah.
Selain itu, panitia mengaku bersyukur atas bimbingan langsung dari para sesepuh. Kehadiran mereka dinilai sangat penting, mengingat tidak mudah untuk mengetahui secara pasti lokasi makam para leluhur dan pendahulu keluarga.
Sebagai ikhtiar yang berkelanjutan, kegiatan ziarah leluhur ini diharapkan dapat membawa banyak manfaat dan keberkahan, baik bagi keluarga yang melaksanakan maupun bagi para pendahulu yang diziarahi. Dengan menjaga tradisi ziarah dan silaturahmi, nilai-nilai penghormatan terhadap leluhur serta kebersamaan antar generasi diharapkan terus terawat dan lestari.(Miftah)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?