MALANG | JATIMSATUNEWS.COM -Laboratorium Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran Islam (LP3I) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan kegiatan pembekalan asistensi mengajar bagi mahasiswa, Rabu (7/1/2026). Kegiatan ini berlangsung di Aula Gedung Rektorat lantai V dan diikuti oleh sebanyak 930 mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan Fakultas Tarbiyah.
Kegiatan pembekalan ini dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Prof. Dr. H. Muhammad Walid, MA yang didampingi oleh para Wakil Dekan, Ketua Program Studi (Kaprodi), serta Sekretaris Program Studi (Sekprodi) di lingkungan FITK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Adapun jumlah peserta pembekalan terdiri dari mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) sebanyak 215 mahasiswa, Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (PIPS) 144 mahasiswa, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) 135 mahasiswa, Pendidikan Bahasa Arab (PBA) 116 mahasiswa, Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) 75 mahasiswa, Tadris Bahasa Inggris (TBI) 60 mahasiswa, Tadris Matematika (TM) 40 mahasiswa, Manajemen Pendidikan Islam (MPI) 107 mahasiswa, serta mahasiswa intership luar negeri sebanyak 38 orang.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. H. Muhammad Walid, MA menegaskan bahwa kegiatan asistensi mengajar dan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) merupakan bagian penting dari proses pembelajaran mahasiswa sebagai calon pendidik. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bekal awal mahasiswa untuk memasuki dunia kerja yang sesungguhnya.
“Kegiatan asistensi mengajar dan KKM ini merupakan bentuk persiapan kalian dalam menghadapi dunia kerja. Melalui kegiatan ini, kalian belajar langsung bagaimana menjadi seorang guru yang baik, tidak hanya menguasai materi, tetapi juga memahami sikap, etika, dan tanggung jawab sebagai pendidik,” ungkapnya.
Penguatan pesan juga disampaikan oleh Ketua Unit LP3I, Wiku Aji Sugiri, M.Pd. Ia menekankan pentingnya menjaga penampilan dan sikap profesional selama menjalani asistensi mengajar, mengingat mahasiswa merupakan calon guru yang akan menjadi teladan bagi peserta didik.
“Cara berpakaian harus diatur dengan baik karena kalian adalah calon guru. Rambut jangan panjang bagi mahasiswa laki-laki dan bagi mahasiswa perempuan berdandanlah secara wajar, tidak berlebihan atau menor,” pesannya.
Melalui kegiatan pembekalan ini diharapkan seluruh mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mampu menjalani asistensi mengajar dan KKM dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, serta menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dan kependidikan.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?