![]() |
| Gubernur Khofifah didampingi Senator Lia Istifhama (kedua dari kiri) saat menemui Konjen RRT di Surabaya (3/1)./dok. Pemprov Jatim |
SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa didampingi Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Lia Istifhama saat menemui Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Surabaya, Sabtu (3/1) lalu.
Gubernur Khofifah yang didampingi Anggota DPD RI, Lia Istifhama memastikan bahwa aspek pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan potensi ekspor komoditas lokal menjadi konsentrasi dalam pembahasan di pertemuan tersebut.
Pertemuan ini atas dasar undangan dari Konjen RRT, Ye Su, kepada Khofifah guna membahas potensi kerja sama antara kedua belah pihak, yakni Tiongkok dan Jawa Timur.
Beragam pembahasan dilakukan dalam pertemuan ini. Dari beasiswa hingga sarang walet.
Pertemuan ini berjalan lancar di Kediaman Konsulat Jenderal RRT Surabaya, dan menjadi ajang penguatan hubungan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Republik Rakyat Tiongkok.
Ada tiga bidang yang didiskusikan dalam pertemuan ini.
Pertama, bidang pengembangan sumber daya manusia (SDM).
Kedua, pendidikan.
Ketiga, ekonomi.
Khofifah dan Konjen RRT membahas sejumlah poin strategis, di antaranya pengembangan SDM melalui program beasiswa bagi pelajar, serta pelatihan guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) guna meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Jawa Timur.
Kerja sama di bidang manufaktur juga menjadi perhatian utama. Kedua pihak menilai Jawa Timur memiliki potensi besar sebagai pusat industri yang dapat dikembangkan melalui kolaborasi teknologi dan investasi dengan mitra dari Tiongkok.
Topik penting lainnya adalah membahas peluang ekspor sarang burung walet asal Jawa Timur ke pasar Tiongkok. Komoditas ini dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi dan berpotensi meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha lokal apabila didukung dengan kerja sama perdagangan yang berkelanjutan.
Gubernur Khofifah menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk terus membuka ruang kolaborasi internasional yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas SDM dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Pertemuan ini pun berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, serta diharapkan menjadi langkah awal penguatan kerja sama konkret antara Jawa Timur dan Republik Rakyat Tiongkok. ***
Editor: YAN

.jpg)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?