ARTIKEL | JATIMSATUNEWS.COM: Kebidanan merupakan salah satu profesi kesehatan yang memiliki peran penting dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan bagi masyarakat, khususnya pada kelompok ibu hamil,bayi, dan balita. Bidan menjadi garda terdepan dalam layanan kesehatan reproduksi, mulai dari masa prakonsepsi, kehamilan, persalinan, nifas, hingga pemantauan tumbuh kembang anak.
Peran Bidan dalam Pelayanan Kesehatan Ibu hamil dan Anak
Sebagai profesi Bidan tidak hanya membantu proses persalinan, tetapi juga terlibat dalam berbagai aspek kehidupan reproduksi perempuan, antara lain:
- Asuhan Kehamilan : pemantauan kesehatan ibu dan janin untuk mencegah komplikasi.
- Pertolongan Persalinan Aman: memastikan kelahiran berlangsung dengan teknik yang benar dan prinsip keselamatan.
- Asuhan Masa Nifas: pemulihan kesehatan ibu serta pencegahan infeksi dan komplikasi.
- Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi: memberikan edukasi dan konseling sesuai mebutuhan keluarga.
- Pemantauan Tumbuh Kembang Balita: deteksi dini gangguan kesehatan bayi dan anak.
- Melalui pendekatan Continuity of Care, bidan membangun hubungan jangka panjang
dengan keluarga sehingga pelayanan kesehatan lebih efektif dan humanis.
Tantangan Profesi Kebidanan di Indonesia.
Meskipun peran bidan sangat vital, beberapa tantangan masih perlu dihadapi,contohnya seperti:
- Tingginya angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di beberapa wilayah.
- Keterbatasan fasilitas kesehatan di daerah terpencil.
- Kesenjangan kompetensi antar tenaga bidan.
- Kurangnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan kehamilan teratur.
- Upaya peningkatan layanan perlu dilakukan melalui pelatihan berkelanjutan, peningkatan distribusi tenaga kesehatan, dan dukungan kebijakan pemerintah.
Bidan juga sebagai Pendidik dan Advokat
Selain memberikan pelayanan klinis, bidan juga berperan sebagai:
- Pendidik yang memberikan edukasi kesehatan reproduksi, pola hidup bersih dan sehat.
- Advokat adalah memperjuangkan hak kesehatan ibu dan anak.
Konselor yaitu membantu ibu dalam mengatasi kecemasan dan masalah kesehatan mental selama kehamilan dan pascapersalinan.
Peran ini menjadikan bidan sebagai figur kepercayaan bagi seluruh perempuan dan keluarga.
Ada Harapan dan Masa Depan Kebidanan
Kebidanan di era modern sekarang ini menuntut profesionalisme dan inovasi. Pemanfaatan teknologi seperti telemedicine dan rekam medis digital dapat meningkatkan kualitas pelayanan.Selain itu, penguatan pendidikan vokasi dan profesi menjadi fondasi terbentuknya sebagai bidan yang kompeten dan berdaya saing global.
Kesimpulan yang dapat di ambil yaitu Profesi bidan merupakan pilar utama dalam menurunkan AKI dan AKB serta mewujudkan generasi yang sehat. Dukungan pemerintah, masyarakat, dan peningkatan kualitas sumber daya bidan akan menentukan keberhasilan pembangunan kesehatan ibu dan anak di Indonesia.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?