Banner Iklan

Ancam Keselamatan, Radiasi Radioaktif Cs-137 Cikande Banten Timbulkan Beberapa Dampak

Admin JSN
30 November 2025 | 07.44 WIB Last Updated 2025-11-30T00:44:38Z

 

Ilustrasi udang terkontaminasi radioaktif. Shutterstock

ARTIKEL | JATIMSATUNEWS.COM - Minggu, 5 Oktober 2025 Ramai dibicarakan pada sejumlah media massa adanya penolakan pada produk ekspor udang beku indonesia yang dilakukan oleh amerika serikat. Penolakan ini diduga terjadi karena hasil penyelidikan Food and Drug Administration (FDA) amerika serikat yang menemukan adanya kontaminasi zat radio aktif Cs-137 pada udang beku ekspor oleh PT. Bahari makmur sejati.Penyebaran zat radio aktif desebabkan oleh serbuk logam 14 kontainer yang diimpor dari Filipina dan berasal dari kontainer perusahaan eksportir yang berjarak sekitar dua kilometer dari sumber lokal pencemar, yakni pabrik pengolah besi bekas PT Peter Metal Technology (PMT). Jejak limbah pabrik yang terpapar zat radioaktif itu.memberikan dampak besar pada masyarakat dan lingkungan sekitar area.

Secara ekonomi, insiden ini memberikan kerugian pada industri perikanan Banten, yang merupakan salah satu penghasil udang terbesar di Indonesia. Penarikan produk menyebabkan kerugian jutaan rupiah bagi petani dan eksportir, serta penurunan kepercayaan konsumen. Dampak pada kesehatan manusia jangka pendek adalah Mual, muntah, diare, kelelahan, kehilangan nafsu makan, penurunan sistem kekebalan tubuh, dan kerusakan sel atau jaringan. Pada dosis sangat tinggi, dapat menyebabkan sindrom radiasi akut, termasuk pendarahan dan kematian. Akibat pemaparan Jangka Panjang nya adalah Peningkatan risiko kanker seperti leukemia dan kanker tiroid, gangguan sistem kekebalan tubuh, luka radiasi, dan masalah reproduksi, mutasi DNA. Anak-anak dan ibu hamil sangat rentan karena sel tubuh mereka lebih sensitif terhadap mutasi genetik. 

Selain perekonomian dan kesehatan manusia, Dampak pada lingkungan juga perlu dikhawatirkan seperti: Kesuburan tanah menurun karena radioaktif dapat merusak struktur ekosistemnya, Berbahaya bagi biota akuatik, menyebabkan kematian organisme kecil, mutasi genetik pada ikan, dan mengganggu keseimbangan rantai makanan, tanaman dapat menyerap Cs-137, kemudian masuk ke hewan ternak dan akhirnya ke manusia saat dikonsumsi. 

Sebagai bentuk upaya penyelesaian kasus ini, emerintah menggunakan RPM sebagai salah satu pendeteksi zat radio aktif dan Menurut Perekayasa Ahli Muda Pusat Riset Teknologi Analisis Berkas Nuklir - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Dian Fitri Atmoko, RPM dipasang di gerbang keluar KIM Cikande sebagai langkah cepat memantau kendaraan yang meninggalkan area.

“Tujuannya jelas, agar kontaminasi Cs-137 tidak menyebar ke luar kawasan. Kami harus memastikan setiap kendaraan yang keluar dari area Cikande aman dari paparan radiasi,” katanya, saat diwawancara Humas BRIN, Selasa (4/11).

Solusi selalu tersedia beberapa pilihan dalam 1 masalah baik dari segi perusahaan, pemrintah maupun warga terdampak. Diharapkan pemerintah berupaya dalam penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebaran zat raadio aktif berbahaya dan peran perusahaan dalam memperbaiki kualitas dan tanggung jawab kepada karyawan yang terdampak serta kepedulian masyarakat agar dapat lebih memperhatikan kesehatan diri dan menjauhi kawasan berbahaya radio aktif.

Pada sudut pandang mahasiswa kasus Cikande menjadi sebuah pengingat kepada setiap organisasi bisnis agar dapat mengelola limbah secara baik dan lebih memperhatikan program CSR. Kepercayaan konsumen menjadi titik vital prncapaian tujuan organisasi agar dapat memberikan produk yang berkualitas baik dan berstandar premium pada setiap pengolahan dan proses distribusinya. Hal kecil yang diabaikan seringkali menjadi pemicu utama dalam pencapaian tujuan organisasi bisnis. Kasus cikande bisa terjadi karena kurangnya kepedulian organisasi bisnis dalam pengawasan dan menjadi pembelajaran tersendiri kepada organisasi bisnis lain agar lebih memperhatikan dampak bahaya dari zat radio aktif yang melebihi kapasitas wajar pada satu tempat.

Insiden ini menekankan perlunya pengawasan ketat terhadap bahan radioaktif di industri. Pemerintah dan otoritas terkait terus melakukan pemantauan untuk meminimalkan risiko lebih lanjut.



Penulis : Ani Winda Auliya, Mahasiswa Corporate Governance Kelas C



Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Ancam Keselamatan, Radiasi Radioaktif Cs-137 Cikande Banten Timbulkan Beberapa Dampak

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now