Banner Iklan

NU Ranting Kedunggudel Adakan Turba Penguatan Lembaga LazisNU di Masjid Jami Al Umar Jatirejo

Admin JSN
28 Agustus 2025 | 16.25 WIB Last Updated 2025-08-28T09:25:58Z


NGAWI | JATIMSATUNEWS.COM – Sebagai bentuk upaya peningkatan kualitas SDM dalam organisasi, NU ranting Kedunggudel mengadakan acara Turun ke Bawah (Turba) di masjid Jami Al Umar Jatirejo pada Rabu malam (27/08/2025) yang dihadiri oleh anggota dewan, kepala desa, masyarakat sekitar, dan seluruh Banom NU ranting desa Kedunggudel.


"Puji syukur kehadirat Allah SWT. Di mana dalam acara ini kita bisa bersama-sama untuk Nguri-nguri ke-NU-an kita. Seperti menghidupkan LazisNu kembali di ranting Kedunggudel. Saya sebagai takmir, mengucapkan ahlan wa sahlan dumateg mas Andra," sambut Mukhlas Rowi sebagai takmir masjid Jami Al Umar Jatirejo sekaligus ketua RT 003 di dusun Nglebak Kedunggudel.


Susunan acara meliputi; pembukaan, pembacaan tahlil yang dipimpin oleh Kyai Zainal Alim, melantunkan sholawat badar bersama, sambutan-sambutan, lain-lain, doa yang dipimpin oleh KH Rohadi selaku imam besar di masjid Jami Al Umar Jatirejo, dan penutup, dari pukul 20:00- 22:44 WIB.



Dimana anggota DPRD yang bertugas di dapil 5, yaitu Diandra Novy Winalda, S.H. turut hadir sebagai pengurus NU, dengan jabatan pengurus harian Pemuda Anshor di wilayah PC atau kabupaten. Untuk mendukung program penguatan NU di tingkat ranting.


"Saya sebagai perwakilan atau ketua NU di ranting Kedunggudel, sebelumnya pernah diklat bersama Mas Andra. Jadi dari sana kami saling mengenal dan mulai berjuang bersama untuk NU. Acara malam ini adalah Turba dan mengenalkan diri pengurus NU di ranting Kedunggudel. Kersane jamaah saling mengenal," jelas Muhlisin.


"Turba ini dalam rangka pengembangan dari warga Nahdliyyin NU Kedunggudel. Di mana akan diadakan Pendidikan Kader Penggerak Nahdhatul Ulama (PD-PKPNU). Nah di setiap ranting itu paling tidak mengirimkan 10 pengurus untuk mengikuti PD-PKPNU, Hal ini untuk membentuk mental militan di organisasi NU."


Di sisi lain, kepala desa Kedunggudel yaitu Mas'udi turut memberikan informasi terkait lowongan pejabat di desa Kedunggudel. "Acara malam ini adalah lanjutan dari turba di masjid Baitul Na'im Kedunggudel kemarin. Saya sangat mendukung untuk penguatan lembaga NU di desa Kedunggudel. Selain itu saya informasikan bahwa tanggal 16 Oktober mendatang akan diadakan pemilihan perangkat desa; kaur kesra dan kasi pelayanan," jelas Kades Kedunggudel.


 "Program jangka pendek lembaga NU di ranting Kedunggudel adalah mengikuti PD-PKPNU. Di mana pengurus wajib ikut, karena setiap ranting di Widodaren dijatah peserta. minimal 10. Selanjutnya mengingat LAZISNU dalam pentasyarufannya meliputi; perekonomian, pendidikan seperti PD-PKPNU, kesehatan, dan bencana. Untuk program jangka panjang Insyaallah pada 2026, LazisNu mendapatkan kehormatan untuk menjadi tuan rumah, yang diperkirakan memerlukan 15-20 juta serta acara sntunan anak yatim setiap Muharram," imbuh Muhlisin.


"Maturnuwun sanget sampun ngundang kawulo. Alhamdulillah saya bisa derek kenalan. Nama saya Diandra Novi Winalda, asli saking Semen, Paron, Ngawi. Saya bertugas di Dapil 5, yang meliputi 26 desa. Alhamdulillah kulo diberikan amanah pada 25 Juli tahun 2025 kemarin sebagai salah satu pengurus harian di PC Ansor kabupaten Ngawi. Singkat cerita akhirnya saya terus nyambung dengan pengurus NU, seperti di Widodaren ini. Nah kulo manggil pak Lisin sebagai Ndan Lisin," kata Andra anggota dewan kabupaten Ngawi membuka sambutan.


"Terkait identitas saya. Alhamdulillah saya sudah menikah punya 1 putra nembe 5 bulan. Istri aslinya Solo. Sebelumnya pada 27 Agustus 2024 lalu saya dilantik sebagai anggota DPRD. Kulo nyuwun doa pangestu saking njngan sedaya. Sanjange Kanjeng Nabi, tidak ada hidup yang lebih baik daripada hidup yang bermanfaat untuk masyarakat banyak. Insyaallah setiap ada waktu atau undangan, saya usahakan untuk saget rawuh. KTP saya Beran Ngawi," imbuh Andra.


"Di Kedunggudel saya sangat menghimbau agar pengurus NU mulai ketua, sekretaris, dan bendahara ikut dulu, baru yang lain di bawahnya. Nah saya sendiri memang harus mengikuti. Acara PD-PKPNU ini, yang berlangsung selama 3 hari 3 malam tanpa meninggalkan 1 pelajaran, itu membuktikan militan/tenanan/ nak iya iya nak ora-ora. Tapi harapan besar iya!" tegas Muhlisin.


Sementara itu Kohar selaku ketua pelaksana LazisNu di ranting Jatirejo menyetujui arahan dari Muhlisin. Untuk menghidupkan kembali LAZISNU. Hal mendasar yang dimaksud adalah terkait dibentuknya petugas yang mengambilli kotak infaq dari rumah ke rumah atau Funracing. 



Pewarta: Qony

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • NU Ranting Kedunggudel Adakan Turba Penguatan Lembaga LazisNU di Masjid Jami Al Umar Jatirejo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now