Kemenag Kabupaten Malang Gelar Diseminasi Literasi Al-Qur’an: GPAI Diminta Siap Hadapi Tes BTQ Nasional
MALANG| JATIMSATUNEWS.COM: Kamis (28/08/2025), Aula Kantor Kemenag Kabupaten Malang menjadi saksi semangat baru para Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) SD dalam menguatkan literasi Al-Qur’an. Acara ini menghadirkan para Ketua KKG PAI dari 33 kecamatan dan 2 orang perwakilan (masing-masing dua perwakilan), seluruh pengawas PAI, dan jajaran Kasi Pais. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari diseminasi Kanwil Kemenag Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Bahrodin, Ketua KKG PAI Kabupaten Malang, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah langkah persiapan menghadapi Tes Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) melalui aplikasi Siaga.
“September harus tuntas diseminasi di 33 kecamatan, agar awal Oktober seluruh GPAI siap mengikuti tes BTQ pusat. Jangan sampai ada kecamatan yang tidak melaksanakan. Bila ada GPAI tidak memenuhi standar, teguran akan diberikan kepada guru, kepala sekolah, bahkan Kasi dan PPAI,” tegasnya.
Sementara itu, M. Ali Imron Junaidi, Kasi Pais Kemenag Kabupaten Malang, mengapresiasi kegiatan yang diawali dengan lantunan tilawah Al-Qur’an.
“GPAI saja suaranya merdu, apalagi Kasinya. Bukan hanya Bayati Qoror, tapi juga Bayati Horor,” ucapnya, langsung disambut tawa peserta.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa GPAI memiliki posisi strategis dalam branding pendidikan Islam.
“Guru PAI adalah wajah pendidikan yang Islami di sekolah. Jika GPAI hebat, maka citra pendidikan kita juga kuat. Literasi Al-Qur’an ini bukan hanya untuk tes atau asesmen, tapi bekal membangun generasi Qur’ani yang berakhlak mulia. Kita ingin GPAI Malang menjadi teladan nasional, dengan bacaan yang tartil, benar, dan sesuai standar kementerian,” ujarnya penuh semangat.
Ia juga berpesan agar perwakilan GPAI yang hadir dapat menjadi tutor dan motor penggerak di kecamatan masing-masing.
“Ilmu yang didapat di sini jangan berhenti di aula ini. Bawalah pulang, sebarkan, dan dampingi guru-guru lain agar tidak ada yang tertinggal. Target kita jelas: semua GPAI Kabupaten Malang mampu melewati tes BTQ dengan hasil memuaskan,” pungkasnya.
Khoirul, Korbid Dasar Pokjawas, mengingatkan pentingnya kekompakan organisasi GPAI melalui KKG PAI.
“Jangan berjalan sendiri-sendiri. Jika ada masalah, pecahkan bersama. Informasi harus akurat dan modul yang dipakai seragam agar tidak ada penyimpangan ajaran,” ujarnya.
Acara ditutup doa oleh Repan Efendi, dilanjutkan penyampaian materi oleh Ustadz M. Nurcholis, Duta SPN Kabupaten Malang.
Dengan semangat yang menggelora, GPAI Kabupaten Malang diharapkan segera menindaklanjuti kegiatan ini dengan diseminasi di tingkat kecamatan, sehingga seluruh guru agama siap menghadapi tes BTQ dengan hasil yang membanggakan.
Pewarta : Refan Purba
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?