Banner Iklan

Tembus Negeri Jiran, Mahasiswa Kesos UMM dan UKM Malaysia Kolaborasi Atasi Problematika Sosial

Admin JSN
01 Agustus 2026 • 14.24 WIB
Sesi foto bersama peserta Praktikum Kelembagaan Internasional Program Studi Kesos FISIP UMM dan UKM Malaysia di Kampus III UMM, Jumat (31/07/2026).

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Guna menjawab tantangan krisis sosial di era global, Program Studi Kesejahteraan Sosial (Kesos) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar Praktikum Kelembagaan Internasional. Sebanyak 40 peserta resmi dilepas untuk terjun langsung ke masyarakat pada Jumat (31/07/2026).

Berlangsung di Jembatan GKB I Kampus III UMM, agenda pelepasan ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan rektorat, dekanat, hingga perwakilan lembaga mitra. Menariknya, program ini tidak hanya diikuti oleh 30 mahasiswa "Kampus Putih", tetapi juga menggandeng 10 mahasiswa perwakilan dari Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM).

Fokus utama dari program kolaboratif ini adalah experiential learning atau pembelajaran berbasis pengalaman langsung. Para mahasiswa didorong untuk mampu mengintegrasikan ilmu akademik mereka dalam menangani isu-isu krusial di lapangan, mulai dari perlindungan kelompok rentan hingga memecah stigma kesehatan mental.

Dekan FISIP UMM, Dr. Fauzik Lendriyono, M.Si., menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu pilar strategis fakultas untuk terus memperluas jejaring kemitraan lintas negara.

"Kolaborasi dengan Universiti Kebangsaan Malaysia menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pengalaman belajar yang lebih kaya bagi mahasiswa, memperluas perspektif mengenai praktik pekerjaan sosial, sekaligus memperkuat kompetensi lintas budaya yang sangat dibutuhkan di era global," terang Dr. Fauzik.

Terkait titik pelaksanaan, Kepala Laboratorium Kesejahteraan Sosial UMM, Eko Rizqi Purwo Widodo, merinci bahwa para mahasiswa disebar di berbagai lembaga strategis, baik di dalam maupun luar negeri.

Untuk wilayah Jawa Timur, lokasi praktikum difokuskan pada enam titik, yakni UPT RSBN Malang, UPT RSBL Pasuruan, UPT RSBRW Pasuruan, LAPAS Kelas 1 Malang, LPKA Blitar, serta Muhammadiyah Children Center Lawang.

Sementara untuk penempatan di Malaysia, mahasiswa akan ditempatkan di Hospital Canselor Tuanku Muhriz (HCTM), Pusat Pemerkasaan Remaja (PERKASA) UKM, dan Adab Youth Garage (AYG).

"Di berbagai lembaga tersebut, mahasiswa akan mendalami praktik nyata, mulai dari asesmen sosial, perencanaan intervensi, pendampingan klien, hingga evaluasi pelayanan sesuai standar profesional pekerja sosial," papar Eko.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor IV UMM, Muhamad Salis Yuniardi, M.Psi, PhD., menitipkan pesan mendalam kepada para peserta agar tidak sekadar membawa bekal teori saat terjun ke lapangan.

"Mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai kompetensi akademik, tetapi juga membangun kepekaan sosial, kemampuan berkolaborasi lintas budaya, serta integritas tinggi sebagai calon pekerja sosial profesional," tegasnya.

Kehadiran 10 mahasiswa asal Malaysia dalam program ini diharapkan mampu menciptakan iklim pertukaran ilmu yang positif. Sinergi lintas negara ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen UMM dalam mencetak lulusan pekerja sosial yang adaptif, inovatif, dan siap menghadirkan solusi bagi dinamika kesejahteraan sosial global.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tembus Negeri Jiran, Mahasiswa Kesos UMM dan UKM Malaysia Kolaborasi Atasi Problematika Sosial

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?