![]() |
| Dokumentasi Pribadi |
BONDOWOSO, 17 JULI 2026 | JATIMSATUNEWS.COM - Tim dosen bersama mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan mengangkat tema "Branding Kuat, Kopi Nikmat". Kegiatan tersebut diselenggarakan pada Jumat, 17 Juli 2026, di kawasan Jalan Kawah Ijen, Kecamatan Sumberwringin, Kabupaten Bondowoso, yang merupakan salah satu sentra penghasil kopi unggulan.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas petani kopi dalam membangun identitas merek serta mengembangkan kemasan yang menarik, informatif, dan memiliki nilai jual lebih tinggi. Melalui program ini, dosen dan mahasiswa mengimplementasikan ilmu komunikasi pemasaran sebagai upaya mendukung peningkatan daya saing produk kopi lokal di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.
Dalam sesi penyampaian materi, tim dosen menjelaskan bahwa kualitas kopi yang baik perlu didukung oleh identitas merek yang kuat agar mampu membedakan produk dari kompetitor. Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya menentukan nama merek yang mudah diingat, menyusun logo yang mencerminkan karakter produk, membangun cerita (brand storytelling) yang mengangkat keunggulan kopi Bondowoso, serta memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi.
Selain membahas strategi branding, tim pengabdian juga memberikan pelatihan mengenai desain packaging atau kemasan produk. Materi yang disampaikan meliputi fungsi kemasan sebagai pelindung produk sekaligus media komunikasi kepada konsumen. Para peserta diperkenalkan dengan prinsip-prinsip desain kemasan yang menarik, pemilihan warna yang sesuai dengan identitas produk, informasi yang perlu dicantumkan pada label, hingga pentingnya kemasan yang praktis, higienis, dan ramah lingkungan.
Mahasiswa Ilmu Komunikasi turut mendampingi peserta dalam sesi praktik penyusunan konsep merek dan desain kemasan. Para petani diajak berdiskusi untuk mengidentifikasi karakter khas kopi yang mereka hasilkan, kemudian menuangkannya ke dalam konsep logo, slogan, dan tampilan kemasan yang mampu meningkatkan daya tarik konsumen. Pendampingan ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha kopi menghasilkan produk yang tidak hanya berkualitas dari sisi rasa, tetapi juga memiliki tampilan yang profesional.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan diskusi dan tanya jawab. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan mengenai strategi membangun citra produk, pemilihan bahan kemasan yang sesuai, serta cara menyesuaikan desain kemasan dengan target pasar. Beberapa petani juga menyampaikan pengalaman mereka dalam memasarkan kopi dan tantangan yang dihadapi ketika bersaing dengan produk dari daerah lain.
Dosen Ilmu Komunikasi, Reza Mehdi Fauzi, menyampaikan bahwa branding dan packaging merupakan bagian penting dari komunikasi pemasaran yang dapat meningkatkan nilai tambah suatu produk. Menurutnya, produk kopi lokal memiliki potensi besar untuk berkembang apabila didukung dengan identitas merek yang kuat dan kemasan yang mampu menarik perhatian konsumen sejak pertama kali melihat produk.
Para peserta memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut karena memperoleh pengetahuan baru yang dapat langsung diterapkan dalam pengembangan usaha kopi mereka. Mereka berharap kegiatan pendampingan dapat terus dilakukan sehingga produk kopi dari Kecamatan Sumberwringin semakin dikenal luas, mampu menembus pasar yang lebih besar, serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, dosen dan mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui penerapan ilmu komunikasi, khususnya di bidang branding dan packaging. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam memperkuat daya saing kopi Bondowoso sebagai salah satu komoditas unggulan daerah yang memiliki kualitas dan cita rasa khas.
Penulis : Reza Mehdi Fauzi



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?