Banner Iklan

Tangkal Narkoba dan Judi Online, UMM Kumpulkan Ribuan Orang Tua Maba dan Luncurkan Aplikasi 'MyUMM for Parents

Admin JSN
26 Juli 2026 | 01.33 WIB Last Updated 2026-07-25T18:33:33Z

 

Pimpinan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di atas panggung dalam gelaran Silaturahmi bersama Orang Tua/Wali Maba, Sabtu (25/7/2026).

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Ribuan mahasiswa baru (maba) dari berbagai daerah di Indonesia resmi memulai perjalanannya di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) untuk Tahun Akademik 2026/2027. Mengantisipasi maraknya darurat sosial di kalangan pemuda seperti narkoba, judi online (judol), hingga krisis kesehatan mental, UMM langsung bergerak cepat dengan menggelar Silaturahmi Pimpinan bersama Orang Tua/Wali Mahasiswa Baru pada Sabtu (25/7/2026).

Sekretaris Badan Pembina Harian (BPH) UMM yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) RI, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., menyoroti tantangan berat pendidikan tinggi saat ini. Menurutnya, tugas kampus kini jauh lebih kompleks dan tidak sekadar mengurus persoalan akademik.

Mengutip data nasional, Prof. Fauzan memaparkan realitas sosiologis yang memprihatinkan, di mana terdapat 4,9 juta penduduk terpapar narkotika dan 500 ribu pelajar terjerat pusaran judi *online*. Hal ini mengharuskan adanya sinergi mutlak antara institusi keluarga dan perguruan tinggi.

"Karena itu, UMM berharap pihak kampus dan para orang tua bersama-sama membangun kedisiplinan, literasi digital, dan karakter. Hal ini sangat penting agar teknologi murni menjadi sarana belajar yang produktif, bukan justru menjadi penyebab rusaknya masa depan generasi bangsa," tegas Prof. Fauzan di hadapan ribuan wali mahasiswa.

Menyambung hal tersebut, Rektor UMM Prof. Dr. Nazaruddin Malik, S.E., M.Si., menegaskan bahwa ekosistem "Kampus Putih" telah dirancang khusus untuk mengamankan masa depan mahasiswa. Melanjutkan tradisi silaturahmi yang sudah berjalan tiga dekade, UMM membekali maba dengan Program Pembentukan Kepribadian dan Kepemimpinan (P2KK), penguatan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, literasi teknologi, hingga program Center of Excellence (CoE).

"Kampus Putih ingin meneguhkan misi perjuangan mengantarkan putra-putri Bapak dan Ibu selamat dan sukses. UMM berkomitmen agar mahasiswa bisa lulus tepat waktu, mandiri, terampil, cepat memperoleh pekerjaan yang disukai, sekaligus kelak berdampak positif bagi masyarakat," ungkap Prof. Nazaruddin.

**Orang Tua Bisa Pantau Kuliah via Smartphone**

Pertemuan akbar ini juga menjadi ajang pengenalan inovasi digital aplikasi **MyUMM for Parents**. Melalui aplikasi ini, orang tua tidak lagi hanya sekadar menjadi pengantar di awal masa kuliah, tetapi bertransformasi menjadi mitra aktif kampus. Mereka dapat memantau presensi kehadiran kelas, hasil studi akademik, hingga jadwal kegiatan mahasiswa secara *real-time* langsung dari ponsel.

Inovasi komprehensif ini menumbuhkan kelegaan dan optimisme di kalangan keluarga. Sri Sunarti, salah satu perwakilan wali mahasiswa baru, mengaku sangat terbantu dengan adanya sistem pendampingan ketat serta keterbukaan informasi dari pihak kampus.

"Kami sangat percaya menitipkan anak-anak kepada UMM. Program-program yang dipaparkan hari ini membuktikan bahwa Kampus Putih tidak hanya mengejar keunggulan akademik, tetapi juga mencetak lulusan berintegritas tinggi. Kami berharap anak-anak mampu berprestasi dan bermanfaat," tuturnya.

Kepercayaan ribuan keluarga ini menjadi bukti bahwa perguruan tinggi modern harus mampu menghadirkan sistem pendampingan yang utuh. Melalui kolaborasi kuat antara UMM dan orang tua, ancaman krisis generasi muda diharapkan dapat ditekan secara maksimal guna melahirkan lulusan yang adaptif, solutif, dan siap menjadi agen perubahan.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tangkal Narkoba dan Judi Online, UMM Kumpulkan Ribuan Orang Tua Maba dan Luncurkan Aplikasi 'MyUMM for Parents

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now