Langsung ke konten
Jumat, 4 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Nasional

Perkuat Sinergi Pendidikan, Anggota DPRD Dr. Suyadi Beri Arahan Khusus di Rakor MPLS Sukun

 

Anggota DPRD sekaligus Pimpinan Yayasan Pelangi Nusantara, Dr. Suyadi, S.Pd., M.M. hadir pada rapat Koordinasi (Rakor) Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM:  Rapat Koordinasi (Rakor) Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari ini, Sabtu (18/7/2026), berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Bertempat di Restorasi Cafe, kawasan Sukun Pondok Indah, Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, agenda ini sukses mempertemukan pihak sekolah dan para orang tua murid dalam satu visi yang sama.

Sejak pukul 08.00 WIB, puluhan Bapak/Ibu wali murid tampak antusias memenuhi ruang pertemuan. Agenda utama pagi itu adalah menyamakan persepsi terkait pelaksanaan MPLS. Suasana keakraban yang terbangun terasa kental, menjadi langkah awal yang strategis dalam membangun sinergi positif antara lingkungan rumah dan sekolah.

Acara Rakor kali ini menjadi semakin istimewa dengan kehadiran Anggota DPRD sekaligus Pimpinan Yayasan Pelangi Nusantara, Dr. Suyadi, S.Pd., M.M. Kehadiran tokoh masyarakat ini menjadi bukti nyata dukungan penuh serta kepeduliannya terhadap kemajuan dunia pendidikan.

Dalam arahannya di hadapan para wali murid dan pihak sekolah, Dr. Suyadi memberikan penekanan khusus mengenai krusialnya pendampingan di masa awal sekolah. Ia meminta para orang tua untuk tidak lepas tangan.

“Peran aktif orang tua sangat penting dalam mengawal masa transisi anak didik. Pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, melainkan tugas kita bersama,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dr. Suyadi juga berpesan agar momentum MPLS dan seluruh rangkaian proses pendidikan ke depan tidak hanya dimaknai sebagai transfer ilmu, tetapi juga sebagai sarana merajut kebersamaan. Beliau berharap seluruh elemen sekolah dan wali murid dapat terus bersinergi, menjadikan pendidikan sebagai wadah untuk memperkuat persatuan bangsa.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.