![]() |
| Kebersamaan yang kompak antara warga Desa Bulu Lor dengan anggota TNI Satgas TMMD 129 Kodim Ponorogo dalam membangun jalan paving desa pada Rabu (29/7) malam./dok.DNY |
PONOROGO | JATIMSATUNEWS.COM: Kebersamaan dalam mewujudkan tujuan kondisi jalan yang layak di Desa Bulu Lor menjadi kunci keberhasilan.
Kekompakan masyarakat dengan anggota TNI dalam pembangunan paving jalan di Dukuh Ngipik Desa Bulu Lor, yang merupakan salah satu sasaran fisik TMMD ke-129 Kodim 0802/Ponorogo patut diapresiasi.
Anggota Satgas TMMD yang terdiri dari belasan anggota Yonif TP 934/SBY bersama puluhan warga Dukuh Ngipik sejak awal pembangunan jalan selalu bahu-membahu dengan penuh kebersamaan.
Bahkan, mereka tetap semangat membangun jalan poros desa tersebut, meskipun sudah malam.
Mereka berbagi tugas dengan beban yang merata, ada yang mengusung pasir, meratakan dan memadatkan pasir yang telah diusung.
Lalu, ada yang menyiapkan paving stone pada titik pemasangan dengan cara berranting, hingga memasang paving pada badan jalan dengan teliti.
Kekompakan, kebersamaan, dan kemanunggalan TNI-Rakyat menjadi pemandangan nyata di salah satu lokasi sasaran TMMD ke-129 ini.
Tanpa segan untuk saling membantu, dengan beban masing-masing yang seimbang, menjadikan gotong-royong antara TNI dengan masyarakat Desa Bulu Lor ini melancarkan pembangunan jalan.
Di antara warga dan anggota TNI juga tanpa sekat dengan sesekali sambil bersenda gurau meskipun saat bekerja hanya berpenerangan lampu dinamis yang menerangi lokasi pembangunan.
Parni (55) seorang tokoh masyarakat Dukuh Ngipik yang ditemui di sela-sela kesibukannya melaksanakan pembangunan jalan bersama dengan anggota Satgas TMMD dan masyarakat lainnya mengaku mendukung penuh kegiatan ini.
"Masyarakat di sini sangat mendukung kegiatan ini, kami tidak hanya kerja bakti saat siang hari, malam hari pun kami kerjakan. Bersama bapak-bapak TNI yang masih muda-muda ini kami tambah bersemangat membangun jalan desa kami," ungkapnya, Rabu (29/7).
"Jujur saja pak, saat ini sedang kemarau yang cuaca saat siang hari sangat panas, sehingga kalau bekerja pembangunan jalan begini benar-benar kepanasan, kalau malam hari lebih dingin cuacanya," imbuhnya untuk menjelaskan alasan pengerjaan jalan saat malam.
![]() |
| Proses pemasangan paving jalan di Desa Bulu Lor tetap penuh semangat saat dikerjakan malam./dok.DNY |
Selain itu, menurut Parni masyarakat Dukuh Ngipik saat siang juga banyak yang bekerja, jadi mereka memiliki waktu untuk gotong-royong saat malam.
Lalu, pengaturan tenaga kerjanya ditetapkan oleh Kasun Ngipik, agar jumlah masyarakat yang gotong royong tidak kebanyakan atau justru kekurangan jumlahnya.(DNY)
Editor: YAN
Baca juga: Pembangunan Jalan di Desa Bulu Lor Menyita Perhatian Warga Desa Lain




Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?