![]() |
| Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, menjadi pertandingan yang paling dinantikan warganet Indonesia./Instagram @jayidzes |
JAKARTA | JATIMSATUNEWS.COM: Hasil undian grup FIFA ASEAN Cup 2026 telah diumumkan oleh federasi sepak bola Vietnam (VFF) dan laman Instagram @theaseanfootball pada Rabu (29/7) siang.
Indonesia yang menjadi tuan rumah divisi 1 akan bertanding melawan Malaysia, Singapura, dan India di Grup A.
Lalu, di Grup B ada Thailand, Vietnam, Filipina, dan Pakistan (undangan).
Kemudian di Divisi 2 Grup A diisi tuan rumah Hongkong (undangan/tuan rumah), Myanmar, Brunei. Grup B ada Kamboja, Laos, dan Timor Leste.
Di antara hasil drawing tersebut, tergabungnya Indonesia dengan Malaysia di grup sama menjadi yang paling banyak dibicarakan.
Sebab, keduanya memang identik dengan rivalitas serumpun sejak lama. Rivalitas paling panas terjadi pada 2010 ketika Indonesia yang diunggulkan untuk juara Piala AFF justru takluk secara agregat di final dari Harimau Malaya.
Sejak itu, rivalitas yang semula seimbang karena sama-sama belum pernah juara AFF kemudian menjadi 'kurang seimbang' karena faktor Malaysia pernah juara AFF.
Indonesia kemudian mencoba terus memperbaiki standarnya untuk lebih baik dari Malaysia. Seperti mengalahkan Malaysia di fase grup Piala AFF 2020—yang digelar 2021—dengan skor telak 4-1.
Lalu, Indonesia lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023—digelar 2024—sedangkan, Malaysia terhenti di fase grup untuk keempat kali.
Indonesia kembali lebih baik dari Malaysia dengan lolos ke Piala Asia 2027, sedangkan Malaysia gagal lolos karena kontroversi pemalsuan dokumen tujuh pemain naturalisasi, yang membuat FIFA menjatuhkan sanksi penghapusan hasil pertandingan yang melibatkan pemain naturalisasi ilegal.
Pertemuan Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026 juga akan menarik perhatian karena kedua tim diprediksi akan menurunkan skuat terbaiknya.
Sesuai namanya, ajang ini masuk kalender resmi FIFA, sehingga pemain yang berkarier di luar Asia Tenggara—yang biasanya tidak bisa dilepas klub saat di luar jeda internasional—wajib memperkuat timnasnya jika dipanggil.
Seperti di Piala AFF 2026 yang tidak masuk kalender FIFA, maka Malaysia tanpa Richard Chin (Ross County/Skotlandia), Dion Cools (Cerezo Osaka/Jepang), dan deretan pemain yang membela Johor Darul Takzim (JDT) dan klub Thailand.
Di Indonesia, ada setidaknya 14 pemain yang bermain di luar Asia Tenggara. Bahkan 13 di antaranya di Eropa, yang kemudian absen di Piala AFF 2026.
Di antaranya Emil Audero Mulyadi (Como/Italia), Maarten Paes (Ajax/Belanda), Jay Idzes (Sassuolo/Italia), Kevin Diks (Borussia Monchengladbach/Jerman), Calvin Verdonk (Lille/Prancis), hingga Adrian Wibowo (Wacker Innsbruck/Austria), dan Ole Romeny (Fortuna Sittard/Belanda).
Sehingga, ketika di FIFA ASEAN Cup 2026 deretan pemain tersebut berpotensi akan bertemu di atas lapangan.
![]() |
| Skuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 yang didominasi pemain liga lokal./Instagram @rizkyridhoramadhani |
Selain akan bertemu dengan Malaysia, Singapura, dan India, Indonesia berpotensi akan berjumpa dengan salah satu di antara Thailand atau Vietnam jika mengakhiri fase grup sebagai juara grup. Termasuk jika finis kedua.
Jika skenario terbaiknya adalah juara grup, dan di Grup B yang juara adalah Thailand, maka ada pertandingan 'pemanasan' antara Indonesia dengan Gajah Perang sebelum bersua di fase grup Piala Asia 2027.
Sama seperti kondisi Indonesia dan Malaysia, Thailand di Piala FIFA ASEAN berpotensi diperkuat susunan pemain yang sedikit berbeda dibanding di Piala AFF.
Maka, apabila Indonesia dan Thailand bertemu di semifinal atau final Piala AFF 2026, gambaran skuatnya akan sedikit berbeda dengan jika mereka bertanding di FIFA ASEAN Cup 2026 dan Piala Asia 2027.
Pertemuan dengan dua negara ini menurut warganet Indonesia di media sosial pasca-publikasi hasil drawing tersebut menjadi yang paling dinantikan.
Sebab, sejak tren naturalisasi pemain keturunan sangat masif di Indonesia, secara kebetulan, Indonesia belum pernah bertemu dengan Malaysia dan Thailand pada jeda internasional.
Sebaliknya, tim yang paling sering menghadapi Indonesia versi jeda internasional resmi adalah Vietnam dengan laga fase grup Piala Asia 2023 dan dua pertandingan di putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Hasilnya, Indonesia menyapu bersih dengan 100 persen kemenangan, yakni 1-0 (di Qatar), 1-0 (Jakarta), dan 3-0 (Hanoi).
Kini, menarik ditunggu apakah situasi serupa akan terjadi saat Indonesia berjumpa dengan Malaysia dan Thailand pada jeda internasional 2026 dan 2027.
Adapun format FIFA ASEAN Cup 2026 untuk sementara—sembari menunggu rilis resmi FIFA dan PSSI selaku tuan rumah divisi 1—menetapkan juara grup akan saling bertemu di laga terakhir untuk menentukan siapa yang juara divisi 1 dan 2. Lalu, juara divisi 2 rencananya akan promosi ke divisi 1.
Jadwal perhelatan FIFA ASEAN Cup 2026 akan berlangsung pada jeda internasional September–Oktober 2026, tepatnya selama 21 September hingga 6 Oktober di Jakarta dan Hongkong. ***
Penulis: YAN
Baca juga: Daftar Top Skor, Rekap, dan Jadwal Selanjutnya Piala AFF 2026




Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?