Banner Iklan

Antisipasi Superflu Merebak, TK Dharma Wanita Persatuan 01 Malang Kolaborasi Klinik Hidayatullah Adakan Pengobatan Gratis

Anis Hidayatie
12 Januari 2026 | 11.18 WIB Last Updated 2026-01-12T06:18:55Z


Antisipasi Superflu Merebak, TK Dharma Wanita Persatuan 01 Malang Kolaborasi Klinik Hidayatullah Perkuat Pencegahan Sejak Dini

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Isu merebaknya penyakit yang dikenal sebagai superflu mendorong TK Dharma Wanita Persatuan (DWP) 01 Malang yang terletak di kawasan Dinoyo mengambil langkah antisipatif dengan menggandeng Klinik Hidayatullah menggelar pemeriksaan dan pengobatan gratis. Kegiatan ini menjadi upaya konkret pencegahan penyebaran penyakit, khususnya di lingkungan sekolah yang rentan terhadap penularan virus.

Kepala TK DWP 01 Malang, Irma, menegaskan bahwa kewaspadaan terhadap superflu menjadi perhatian serius pihak sekolah. Pasalnya, dalam beberapa hari terakhir ditemukan keluhan kesehatan pada anak-anak dan guru.

“Memang salah satu pertimbangannya karena adanya isu superflu. Beberapa anak dan guru sempat kurang sehat. Daripada menunggu kondisi memburuk, kami memilih melakukan langkah antisipasi dengan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis,” ujar Irma.

Menurutnya, kolaborasi dengan Klinik Hidayatullah tidak hanya bertujuan memberikan layanan medis, tetapi juga edukasi kepada wali murid dan masyarakat tentang pentingnya pencegahan penularan penyakit.

“Harapannya, masyarakat semakin paham bahwa menjaga kesehatan itu penting. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan tidak ada syarat khusus. Siapa pun boleh memeriksakan diri,” imbuhnya.

Sementara itu, dr. Fitri dari Klinik Hidayatullah menjelaskan bahwa mayoritas pasien datang untuk konsultasi kesehatan, terutama terkait kelelahan, pegal-pegal, hingga pengelolaan gizi. Selain itu, banyak pasien lansia dengan riwayat tekanan darah tinggi yang membutuhkan edukasi lanjutan.

“Terkait superflu, yang paling penting adalah pencegahan. Anak-anak usia TK sangat rentan terhadap virus. Jika sudah muncul gejala sakit, sebaiknya anak diistirahatkan di rumah agar tidak menular ke teman-temannya,” jelas dr. Fitri.

Ia menambahkan, peran guru dan wali murid sangat penting dalam memutus mata rantai penyebaran penyakit. Edukasi yang konsisten dinilai efektif untuk meningkatkan kesadaran bersama.

“Guru perlu terus mengingatkan wali murid agar memperhatikan kondisi anak. Bila ada gejala, jangan dipaksakan masuk sekolah. Ini langkah sederhana tapi sangat berdampak dalam mencegah penyebaran superflu,” tegasnya.


Melalui kegiatan ini, TK Dharma Wanita Persatuan 01 Malang berharap dapat menjadi contoh satuan pendidikan yang sigap dan peduli terhadap isu kesehatan, khususnya dalam menghadapi potensi penyebaran superflu di lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Antisipasi Superflu Merebak, TK Dharma Wanita Persatuan 01 Malang Kolaborasi Klinik Hidayatullah Adakan Pengobatan Gratis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now