![]() |
| Harapan lolos ke semifinal Piala AFF 2026 belum berakhir meski Timnas Indonesia tumbang 0-3 dari Vietnam di Stadion Pakansari, Bogor (3/8)./Instagram @timnasindonesia |
BOGOR | JATIMSATUNEWS.COM: Pertandingan Timnas Indonesia vs Vietnam telah usai pada Senin (3/8) malam kemarin di Stadion Pakansari, Bogor.
Hasilnya, Timnas Indonesia asuhan Pelatih John Herdman tumbang 0-3 dari Vietnam.
Tiga gol Golden Stars dicetak Nguyen Van Vi (6'), Nguyen Hai Long (14'), dan Nguyen Xuan Son alias Rafaelson (71').
Hasil ini membuat Vietnam asuhan Pelatih Kim Sang-sik naik ke puncak klasemen Grup A Piala AFF 2026 dengan 7 poin dan surplus 10 gol.
Mereka naik dua tingkat dari posisi ketiga, dan menyalip Singapura serta Indonesia.
Ini membuat Vietnam yang semula di ujung tanduk kembali berada di jalur perebutan tiket semifinal Piala AFF 2026.
Sebaliknya, Indonesia yang semula punya peluang menjadi tim pertama yang lolos ke semifinal jika mengalahkan Vietnam justru berada dalam situasi sulit.
Sayap Garuda Belum Sepenuhnya Patah untuk Terbang ke Semifinal
Meski kalah telak dari sang juara bertahan di kandang, peluang Indonesia untuk lolos ke semifinal belum tertutup.
Indonesia masih bisa meraih tiket ke babak empat besar jika menang dengan skor berapa pun atas tuan rumah Singapura pada laga terakhir Grup A.
Jika menang, Indonesia akan meraih 9 poin dan menyingkirkan Singapura dalam perebutan tiket terakhir.
Singapura bisa saja gugur jika Vietnam juga menang atas Kamboja pada laga pamungkas. Sebab, poin Singapura terhenti di angka 7 sedangkan Vietnam berpeluang mencapai 10 poin.
Bahkan, jika Vietnam seri dengan Kamboja, Singapura akan tersingkir jika takluk dari Indonesia. Karena, Vietnam akan mempunyai 8 poin alias unggul 1 angka atas The Lions.
Bahkan, jika Vietnam kalah dari Kamboja juga tidak dapat memberi jalan kepada Singapura untuk ke semifinal. Karena, Vietnam harus kalah dengan margin 9 gol dari Kamboja dengan asumsi Singapura kalah 0-1, 1-2, dan seterusnya—margin 1 gol—dari Indonesia.
Artinya, kemenangan Indonesia atas Singapura seratus persen dapat menentukan nasib sendiri untuk ke semifinal tanpa bergantung pada hasil laga Vietnam vs Kamboja di Hanoi.
Inilah mengapa, Garuda asuhan John Herdman wajib mendarat di Stadion Jalan Besar, Kallang dengan percaya diri dan mampu bermain lebih efektif.
Misinya pun hanya satu, yakni menang. Kemenangan dengan skor berapa pun akan mengantarkan Indonesia kembali lolos ke semifinal setelah terakhir kali pada 2022.
Jika gagal, maka Herdman menjadi pelatih pertama yang debut bersama Indonesia gagal membawa Garuda lolos ke semifinal Piala AFF.
Terakhir kali pelatih yang gagal membawa Indonesia ke semifinal dalam debutnya adalah Bima Sakti.
Ia debut memimpin Garuda sebagai pelatih sementara yang menggantikan Luis Milla pada Piala AFF 2018, dan finis keempat Grup B; di bawah Thailand, Filipina, Singapura, dan hanya unggul atas Timor Leste.
Sedangkan, pelatih tetap terakhir yang gagal membawa Si Merah Putih ke semifinal dalam karier debutnya memimpin Indonesia adalah Nilmaizar pada 2012 dengan finis ketiga di Grup B dari empat tim.
Sedangkan, dua pelatih terakhir yang debutnya terbaik bersama Indonesia di Piala AFF adalah Alfred Riedl pada 2010 dan Shin Tae-yong pada 2020—digelar 2021—dengan sama-sama membawa Indonesia runner-up.
Adapun jadwal pertandingan Singapura vs Indonesia di Stadion Jalan Besar, Kallang akan berlangsung pada Jumat (7/8) malam pukul 20.00 WIB, serentak dengan laga Vietnam vs Kamboja di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi. ***
Penulis: YAN
Baca juga: Mengenang Susunan Pemain Timnas Indonesia Kala Winstreak Tiga Laga Beruntun



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?