Banner Iklan

Seluruh Kantin UMM Tersertifikasi Zona KHAS, Pelopor Ekosistem Kuliner Halal Pertama di Jawa Timur

Admin JSN
11 Agustus 2026 • 18.07 WIB
Penyerahan penghargaan "Universitas Pendukung Ekosistem Halal Zona KHAS" kepada Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang.

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menorehkan prestasi gemilang yang membanggakan. Kali ini, "Kampus Putih" sukses membuktikan komitmennya dalam menciptakan ekosistem kuliner kampus yang bersih dan bersyariat.

UMM secara resmi menerima penghargaan sebagai "Universitas Pendukung Ekosistem Halal Zona KHAS (Kawasan Halal, Aman, dan Sehat)" dalam ajang Sapta Rona Pesona 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang, Kamis (30/7/2026).

Pencapaian prestisius ini sekaligus mengukuhkan UMM sebagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah (PTMA) pertama di Jawa Timur yang seluruh fasilitas kulinernya terjamin 100% halal dan thoyyib.

Wakil Rektor IV UMM, Muhamad Salis Yuniardi, M.Psi., Ph.D., mengungkapkan bahwa pengakuan bergengsi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Bank Indonesia ini tidak didapatkan dengan mudah. Ada serangkaian proses sertifikasi ketat yang harus dilewati oleh berbagai fasilitas kampus.

Fasilitas yang disertifikasi mencakup kantin Teknik, Kantin Asri, Kantin Rumah Sakit UMM, hingga fasilitas penginapan kebanggaan kampus seperti My Dormy Hostel dan Rayz Hotel. Salis menekankan, sertifikasi Zona KHAS ini menilai lebih dari sekadar bahan baku masakan.

 "Sertifikat halal di situ bukan hanya soal makanannya itu halal. Tapi juga bagaimana sanitasinya, proses bisnisnya, mencuci piringnya, kualitas airnya, hingga manajemen pembuangan sampahnya higienis atau tidak," jelas Salis.

Dengan rampungnya sertifikasi di berbagai lini usaha tersebut, seluruh ekosistem kuliner di lingkungan kampus kini telah terjamin kehalalan dan kebersihannya, menjadikan UMM sebagai percontohan utama di tingkat regional.

"Kita mendapat penghargaan karena boleh dikata seluruh permakanan di UMM itu dijamin halal dan thoyyib. Di lingkungan PTMA yang mendapat zona KHAS belum banyak, di Jawa Timur bahkan belum ada, hanya kita yang pertama," tegasnya bangga.

Keberhasilan UMM dalam mewujudkan kawasan kuliner halal ini merupakan buah dari pendampingan yang berkesinambungan. Kepala Pusat Studi Penelitian dan Pengembangan Produk Halal (PS P3H) UMM, Prof. Dr. Ir. Elfi Anis Saati, MP., memaparkan bahwa kantin-kantin UMM tidak hanya sekadar mengantongi Sertifikasi Halal.

Lebih dari itu, seluruh tenant telah memenuhi Labelisasi Higiene Sanitasi Pangan dari Dinas Kesehatan dan sukses melewati visitasi ketat dari Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Jawa Timur. Bagi Prof. Elfi, penghargaan ini adalah bahan bakar semangat untuk terus berinovasi.

"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Universitas Muhammadiyah Malang untuk terus memperkuat kontribusi akademisi dalam pengembangan kawasan halal nasional. Kolaborasi dengan berbagai pihak perlu terus diperluas agar manfaatnya dirasakan secara nyata oleh masyarakat dan pelaku usaha," ungkap Prof. Elfi.

Capaian luar biasa ini membawa satu pesan penting: institusi pendidikan tinggi memiliki tanggung jawab yang jauh lebih besar dari sekadar mencetak lulusan akademik. Kampus juga dituntut hadir dalam melindungi konsumen dan memberdayakan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) di lingkungan sekitarnya.

Langkah nyata UMM ini diharapkan mampu menjadi lokomotif pendorong bagi percepatan pertumbuhan ekonomi syariah serta industri halal yang inklusif, terintegrasi, dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat luas di Jawa Timur dan Indonesia.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Seluruh Kantin UMM Tersertifikasi Zona KHAS, Pelopor Ekosistem Kuliner Halal Pertama di Jawa Timur

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?