![]() |
| Andik Vermansyah dan Bambang Pamungkas saat mendengarkan instruksi Nilmaizar (paling kanan), Pelatih Timnas Indonesia saat Piala AFF 2012./Instagram @coach_nil70 |
KALLANG | JATIMSATUNEWS.COM: Jelang Timnas Indonesia melawan tuan rumah Singapura pada laga terakhir Grup A Piala AFF 2026, ada salah satu sorotan yang membayangi John Herdman.
Sorotan itu adalah potensi kegagalan membawa Timnas Indonesia lolos ke semifinal Piala AFF 2026.
Ini bisa terjadi jika Indonesia gagal menang atas Singapura di Stadion Jalan Besar, Kallang pada Jumat (7/8) malam pukul 20.00 WIB.
Hasil seri apalagi kalah otomatis menutup pintu semifinal buat Garuda.
Jika ini terjadi, John Herdman menjadi pelatih tetap pertama yang gagal mengantarkan Indonesia ke semifinal Piala AFF dalam 14 tahun terakhir.
Terakhir kali pelatih kepala yang mencatatkan hasil minor tersebut adalah Nilmaizar pada Piala AFF 2012.
Nilmaizar debut di Piala AFF 2012 dengan menukangi mayoritas pemain yang berlaga di Indonesia Premier League (IPL).
Hanya Bambang Pamungkas, pemain yang berlaga di Persija Jakarta yang berada di Indonesia Super League (ISL) yang memperkuat Garuda.
Selain pemain di liga domestik, ada Irfan Bachdim yang kala itu memperkuat klub Thailand, Chonburi FC. Lalu, tiga pemain keturunan Belanda yang bermain di liga Belanda yakni Raphael Maitimo (VV Capelle), Tonnie Cusell (GVVV), dan Jhon van Beukering (Presikhaaf).
Pada musim 2012/13, VV Capelle berlaga di Topklasse atau yang sekarang bernama Derde Divisie yang secara piramida kompetisi Belanda di kasta keempat.
Kompetisi yang sama juga diikuti GVVV Veenendaal yang diperkuat Tonnie Cusell.
Sedangkan, Presikhaaf lebih bawah lagi karena bermain di kasta kesembilan (tim Sabtu) dan kasta keenam (tim Minggu).
Berikut ini, daftar 23 pemain Timnas Indonesia di Piala AFF 2012 yang dilatih Nilmaizar.
Kiper: 1. Syamsidar (Semen Padang/30 tahun), 2. Wahyu Tri Nugroho (Persiba Bantul/26 tahun), 3. Endra Prasetya (Persebaya 1927/31 tahun)
Bek: 4. Handi Ramdhan (Persija IPL/29 tahun), 5. Novan Sasongko (Semen Padang/23 tahun), 6. Nopendi (Persiba Bantul/26 tahun), 7. Fachrudin Aryanto (PSS Sleman/23 tahun), 8. Wahyu Wijiastanto (Semen Padang/26 tahun), 9. Valentino Telaubun (PKT Bontang/28 tahun)
Gelandang: 10. Raphael Maitimo (VV Capelle-Belanda/28 tahun), 11. Muhammad Taufiq (Persebaya 1927/26 tahun), 12. Rasyid Bakri (PSM Makassar/21 tahun), 13. Vendry Mofu (Semen Padang/23 tahun), 14. Tonnie Cusell (GVVV-Belanda/29 tahun)
Penyerang (sayap/tengah): 15. Elie Aiboy (Semen Padang/33 tahun), 16. Andik Vermansyah (Persebaya 1927/21 tahun), 17. Cornelius Geddy (Persija IPL/26 tahun), 18. Oktovianus Maniani (Persiram Raja Ampat/22 tahun), 19. Muhammad Rahmat (PSM Makassar/24 tahun), 20. Samsul Arif (Persela Lamongan/27 tahun), 21. Irfan Bachdim (Chonburi-Thailand/24 tahun), 22. Bambang Pamungkas (Persija Jakarta/32 tahun), 23. Jhon van Beukering (Presikhaaf-Belanda/29 tahun).
Hasil pertandingan Indonesia di Grup B Piala AFF 2012:
Indonesia 2-2 Laos (gol Indonesia Raphael Maitimo dan Vendry Mofu)
Indonesia 1-0 Singapura (gol Andik Vermansyah)
Malaysia 2-0 Indonesia.
Klasemen akhir Grup B Piala AFF 2012:
1. Singapura 3 laga 2 menang 1 kalah 6 poin +3 selisih gol unggul 3-0 atas Malaysia
2. Malaysia 3 laga 2 menang 1 kalah 6 poin +2
3. Indonesia 3 laga 1 menang 1 seri 1 kalah 4 poin -1
4. Laos 3 laga 1 seri 2 kalah 1 poin -4.
Hasil fase gugur Piala AFF 2012:
Semifinal 1, Filipina 0-1 Singapura (agregat)
Semifinal 2, Malaysia 1-3 Thailand (agregat)
Final, Singapura 3-2 Thailand (agregat).
Pencetak gol terbanyak Piala AFF 2012:
5 gol Teerasil Dangda (Thailand)
4 gol Shahril Ishak (Singapura)
3 gol Khampheng Sayavutthi (Laos), Khairul Amri (Singapura), Kirati Keawsombat (Thailand).
Setelah edisi 2012, pelatih yang debut memimpin Indonesia dan gagal lolos ke semifinal adalah Bima Sakti. Namun, saat itu ia menjadi pelatih sementara usai kerja sama PSSI dengan Luis Milla tidak berlanjut.
Sedangkan, dua pelatih terakhir yang debut dengan catatan terbaik adalah Alfred Riedl pada Piala AFF 2010 dan Shin Tae-yong pada Piala AFF 2020.
Keduanya sama-sama langsung mengantarkan Indonesia ke final meski gagal juara.
Indonesia gagal juara 2010 usai kalah agregat 2-4 dari Malaysia yang dilatih K. Rajagopal.
Lalu, pada edisi 2020—yang dihelat 2021—Garuda ditundukkan Thailand asuhan Pelatih Alexandre Polking dengan agregat 2-6.
Kini, John Herdman yang disuplai 11 pemain didikan luar yang juga memecahkan rekor sebagai tim termahal di Piala AFF 2026 dengan nilai pasar 8,43 juta euro (sekitar Rp175 miliar)—tanpa menghitung Justin Hubner—berada dalam tiga pilihan.
Apakah menyusul catatan minor Nilmaizar dan Bima Sakti, atau mengikuti jejak Riedl dan Shin Tae-yong, atau mengukir rekor baru yakni debut dan juara Piala AFF 2026. ***
Penulis: YAN
Baca juga: Prediksi Susunan Pemain, Jordi Amat dan Kiper Diganti?



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?