Banner Iklan

Mahasiswa UIN Malang Raih Best Speaker Debat Bahasa Arab di International Conference Santri Mendunia Malaysia Batch 6

JSN Admin 2
09 Agustus 2026 • 22.25 WIB
Mahasiswa UIN Malang, Moh. Muhibbul Aman meraih best speaker debat Bahasa Arab di International Conference Santri Mendunia Malaysia Batch 6./dok.UIN Malang

KUALA LUMPUR | JATIMSATUNEWS.COM: Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Program Studi Hukum Tata Negara (HTN).

Moh. Muhibbul Aman berhasil meraih Top 1 Best Speakers dalam kategori Debat Bahasa Arab pada ajang International Conference Santri Mendunia (ICSM) Batch 6 yang berlangsung di Malaysia, 5–11 Agustus 2026.

International Conference Santri Mendunia merupakan kegiatan internasional yang menghadirkan berbagai rangkaian agenda dan kompetisi bagi para santri dan mahasiswa dari sejumlah negara. Salah satu kompetisi yang menjadi bagian dari kegiatan tersebut adalah debat bahasa asing, termasuk Debat Bahasa Arab.

Moh. Muhibbul Aman dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tampil dalam kategori Debat Bahasa Arab bersama satu tim yang beranggotakan santri dan peserta terpilih dari sejumlah daerah di Indonesia, termasuk perwakilan UIN Kendari dan UNIDA Gontor.

Para anggota tim tersebut merupakan peserta yang telah melalui proses seleksi sebelum ditetapkan sebagai delegasi dalam kompetisi internasional.

Dalam kompetisi tersebut, Muhibbul Aman bersama timnya bersaing dengan 30 tim dari tiga negara, yakni Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Persaingan berlangsung ketat melalui sejumlah tahapan debat yang menguji kemampuan argumentasi, penguasaan bahasa Arab, wawasan, serta keberanian peserta dalam menyampaikan gagasan.

Kompetisi Debat Bahasa Arab diikuti oleh 30 tim dari tiga negara, yakni Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Persaingan berlangsung ketat melalui sejumlah tahapan debat yang menguji kemampuan argumentasi, penguasaan bahasa, wawasan, serta keberanian peserta dalam menyampaikan gagasan.

Dalam kompetisi tersebut, Muhibbul Aman dan tim berhasil menunjukkan performa terbaik hingga dinobatkan sebagai Top 1 Best Speakers kategori Debat Bahasa Arab.

Prestasi tersebut menjadi capaian istimewa karena Muhibbul Aman tidak hanya mampu bersaing dengan peserta dari Indonesia, tetapi juga menunjukkan kemampuan komunikasi dan argumentasi di hadapan peserta dari negara lain.

"Pengalaman ini menjadi salah satu proses yang sangat berharga bagi saya untuk terus belajar, mengasah kemampuan berbahasa Arab, serta membangun keberanian untuk berkompetisi di tingkat internasional," ujar Muhibbul Aman, Minggu (9/8).

"Ini merupakan seleksi santri, jadi santri dari seluruh Indonesia diseleksi terlebih dahulu untuk mengikuti kegiatan ini, semoga menjadi inspirasi teman-teman mahasiswa di fakultas syariah dan UIN Malang," bebernya.

Rangkaian ICSM Batch 6 berlangsung pada 5–11 Agustus 2026 dengan puncak kegiatan yang dipusatkan di Kuala Lumpur, Malaysia. Selain mengikuti kompetisi, para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk membangun jejaring internasional, mengikuti diskusi, serta memperluas pengalaman melalui kegiatan akademik dan muhibah internasional.

Dekan Fakultas Syariah, Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag, menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Muhibbul Aman. Menurutnya, prestasi di tingkat internasional menjadi bukti bahwa mahasiswa Fakultas Syariah memiliki potensi dan kemampuan untuk bersaing di ruang global.

"Selamat dan sukses atas prestasi yang diraih Muhibbul Aman. Capaian sebagai Top 1 Best Speaker dalam kompetisi Debat Bahasa Arab tingkat internasional menunjukkan bahwa mahasiswa Fakultas Syariah memiliki kemampuan akademik, komunikasi, dan keberanian untuk tampil di tingkat global," ungkap Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah.

"Prestasi ini tentu membanggakan fakultas dan sekaligus menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan berani mengambil kesempatan berkompetisi di tingkat internasional," imbuhnya.

Prof. Umi menegaskan bahwa tiap capaian mahasiswa, khususnya dalam ajang internasional, perlu dipublikasikan dan diglorifikasi secara positif agar memberikan dampak yang lebih luas, tidak hanya bagi mahasiswa yang bersangkutan tetapi juga bagi peningkatan reputasi kelembagaan.

"Prestasi ini perlu diglorifikasi agar memberikan dampak bagi peningkatan reputasi lembaga. Prestasi mahasiswa dan berbagai kegiatan internasional yang diikuti harus terus dipublikasikan secara baik, sehingga masyarakat mengetahui bahwa Fakultas Syariah memiliki mahasiswa yang berprestasi dan mampu berkiprah di tingkat internasional," tegasnya.

Apresiasi serupa disampaikan Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni Fakultas Syariah, Dr. H. Miftahul Huda, S.H.I., M.H.

Ia menilai prestasi tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam membawa nama baik fakultas dan universitas melalui jalur prestasi dan kompetisi internasional.

"Prestasi Muhibbul Aman merupakan capaian yang sangat positif dan patut diapresiasi. Ini membuktikan bahwa mahasiswa kita mampu berkompetisi di tingkat internasional apabila diberikan ruang, kesempatan, dan dukungan untuk mengembangkan kemampuannya," tutur Dr. Miftah.

"Kami berharap capaian ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa Fakultas Syariah lainnya untuk terus aktif mengikuti kompetisi, membangun jejaring internasional, serta mengembangkan kemampuan bahasa dan kepemimpinan," pungkasnya.

Keberhasilan Muhibbul Aman di ajang ICSM Batch 6 diharapkan menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa dan santri lainnya untuk terus mengasah kemampuan, memperluas pengalaman, serta berani berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional.

Capaian tersebut sekaligus memperkuat komitmen Fakultas Syariah dalam mendorong mahasiswa untuk mengembangkan potensi akademik dan nonakademik serta mengambil peran lebih luas dalam berbagai forum internasional.(MFT)

Editor: YAN

Baca juga: Rektor UIN Malang Sosialisasikan Arah Akademik dan Tata Kelola


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Mahasiswa UIN Malang Raih Best Speaker Debat Bahasa Arab di International Conference Santri Mendunia Malaysia Batch 6

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?