THAILAND | JATIMSATUNEWS.COM: Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menorehkan jejak pengabdian yang menginspirasi di kancah global. Kali ini, mereka sukses menghadirkan wadah pengembangan diri bagi generasi muda di Yala, Thailand Selatan, melalui pembentukan komunitas YALORA.HUB (Yala Youth Leadership, Heritage & Regional Advancement Hub).
Resmi didirikan di Phattana Islam Wittaya School pada awal Agustus 2026, YALORA.HUB dirancang sebagai ruang kreatif berkelanjutan bagi para siswa. Di tempat ini, generasi muda Yala dapat mengasah kemampuan kepemimpinan (leadership), komunikasi, kreativitas digital, hingga keahlian storytelling.
Inisiatif YALORA.HUB lahir dari keinginan mahasiswa UMM untuk meninggalkan "warisan" yang terus hidup, bukan sekadar program pascapelatihan yang berhenti ketika masa pengabdian usai.
Sejak pertengahan Juli hingga awal Agustus, para siswa di Thailand Selatan ini telah dibekali berbagai program intensif. Mulai dari Leadership and Team Building, Public Speaking, manajemen media sosial, Cultural Exchange, hingga Community Project. Hebatnya, mereka didampingi langsung mulai dari tahap penggalian ide, penyusunan konsep, produksi konten, hingga menghasilkan karya nyata yang mengangkat potensi lokal Yala ke dunia digital.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Internasional UMM, Ir. Iis Siti Aisyah, MT., Ph.D., IPM., menegaskan bahwa keberlanjutan adalah ruh utama dari program pengabdian ini.
“Tujuan utama program ini bukan sekadar memberikan pelatihan dalam jangka waktu dua minggu, melainkan membangun ekosistem pembelajaran yang mandiri. YALORA.HUB diharapkan menjadi wadah bagi para siswa untuk terus mengembangkan jiwa kepemimpinan, memperkuat *storytelling*, serta mempromosikan kekayaan budaya lokal melalui media digital secara berkelanjutan,” tegas Iis Siti Aisyah.
Tingginya antusiasme peserta menjadi energi positif bagi keberlangsungan komunitas ini. Ketua Kelompok KKN Internasional UMM, Salsabila, optimistis bahwa YALORA.HUB akan melahirkan talenta-talenta muda yang melek digital.
“Antusiasme peserta sejak hari pertama hingga akhir program menjadi modal besar bagi YALORA.HUB. Para siswa memiliki potensi besar untuk menjadi Young Story Leaders, yakni generasi yang mampu memperkenalkan budaya, kehidupan, dan potensi Yala kepada masyarakat luas melalui karya mereka sendiri,” ungkap Salsabila.
Langkah inovatif mahasiswa Kampus Putih UMM ini turut mendapat apresiasi tinggi dari otoritas pendidikan setempat. Kepala Dinas Sekolah Swasta di Lima Provinsi Thailand Selatan, Hafiz Hile, menilai metode yang dibawa mahasiswa UMM sangat relevan dengan kebutuhan Gen-Z.
“Program ini menjadi langkah positif dalam memperkuat kompetensi siswa. Pendekatan yang aktif, memadukan pembelajaran, kreativitas, teknologi, dan praktik langsung ini sangat relevan. Manfaatnya akan sangat berkelanjutan bagi kemajuan sekolah maupun masyarakat secara luas,” puji Hafiz.
Melalui YALORA.HUB, mahasiswa KKN Internasional UMM membuktikan komitmen almamaternya dalam menghadirkan pengabdian masyarakat yang membangun kapasitas dan kemandirian. Dari Yala, para pemuda ini bersiap menjadi agen perubahan pembawa cerita positif bagi Thailand Selatan.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?