Banner Iklan

Gandeng Kampus Top Dunia, UMM Luncurkan Pusat Studi Supply Chain Bertaraf Internasional

Admin JSN
03 Agustus 2026 • 15.28 WIB
Suasana peluncuran Pusat Studi Supply Chain (Rantai Pasok) bertaraf internasional oleh Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mengambil langkah strategis dan membuktikan komitmennya di kancah global. Guna mengukuhkan visi sebagai Solution Center Excellence, Kampus Putih ini secara resmi meluncurkan Pusat Studi Supply Chain (Rantai Pasok) bertaraf internasional pada Rabu (29/07/2026).

Pusat studi ini diproyeksikan menjadi ujung tombak dalam menghadirkan solusi konkret berbasis riset lintas disiplin. Fokus utamanya adalah mengurai dan menyelesaikan berbagai problematika manajemen rantai pasok di tengah dinamika masyarakat maupun dunia industri berskala internasional.

Ketua Pusat Studi Supply Chain UMM, Prof. Ir. Ilyas Masudin, ST., M.LogSCM., Ph.D., IPM., ASEAN Eng., menegaskan bahwa integrasi rantai pasok dewasa ini merupakan urat nadi yang krusial bagi berbagai sektor kehidupan. Pendekatan keilmuan yang holistik dan terpadu sangat dibutuhkan agar distribusi produk maupun jasa dapat berjalan efektif dan efisien.

"Saat ini, siapa yang bisa mengoptimalkan rantai pasoknya, maka dia yang akan menjadi pemenangnya. Kita tidak lagi hanya berbicara tentang local optimum, tetapi bagaimana mencapai global optimum melalui pengelolaan rantai pasok yang terintegrasi," tegas Prof. Ilyas.

Kolaborasi Multidisiplin dan Internasionalisasi Riset

Pusat Studi Supply Chain UMM ini tidak berdiri sendiri, melainkan didesain sebagai dapur kolaborasi multidisiplin sejati. Sinergi besar ini melibatkan beragam program studi unggulan di UMM, mulai dari Teknik Industri, Manajemen, Agribisnis, Informatika, hingga Ilmu Kesehatan.

Keterlibatan lintas keilmuan ini diyakini mampu membekali mahasiswa dengan wawasan yang komprehensif, sekaligus menjawab tantangan ekosistem industri modern.

"Mahasiswa akan mendapatkan manfaat yang sangat besar, baik secara keilmuan maupun pengalaman. Kami berharap sebelum lulus mereka sudah memiliki insight mengenai perkembangan rantai pasok secara global melalui pusat studi ini," tambah Prof. Ilyas.

Tak tanggung-tanggung, demi memperkuat kapasitas riset dan jejaring globalnya, UMM langsung menggandeng deretan institusi pendidikan bereputasi dunia. Realisasi pusat studi ini turut melibatkan kerja sama strategis dengan Kyoto University (Jepang) dan National University of Singapore (NUS). Selain itu, kolaborasi riset intensif dengan Mahidol University (Thailand) juga telah sukses membuahkan kucuran hibah penelitian internasional.

Konsolidasi Center of Excellence (CoE) UMM

Sementara itu, Wakil Rektor IV UMM Bidang Riset, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama, Muhamad Salis Yuniardi, M.Psi., Ph.D., menjelaskan bahwa peluncuran pusat studi ini merupakan manifestasi dari upaya mengonsolidasikan berbagai program Center of Excellence (CoE) terkait rantai pasok yang selama ini masih tersebar dan terfragmentasi di berbagai fakultas.

"Melalui pusat studi ini, kita bisa menyatukan berbagai kajian yang selama ini berjalan sendiri-sendiri sehingga kajian interdisipliner dapat berkembang pesat. Harapannya, pusat studi ini bukan hanya menjadi rujukan utama ketika orang berbicara tentang rantai pasok, tetapi juga mampu melahirkan inovasi mutakhir, bahkan embrio program studi baru yang sangat dibutuhkan oleh bangsa," tutup Salis penuh optimisme.



Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Gandeng Kampus Top Dunia, UMM Luncurkan Pusat Studi Supply Chain Bertaraf Internasional

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?