DPRD Kabupaten Pasuruan Adib Ghoni Atqon
PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM: Komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk memberantas korupsi mendapat dukungan dari berbagai kalangan, termasuk legislatif daerah. Anggota DPRD KabupaSAen Pasuruan menyatakan siap mendukung langkah pemerintah pusat dalam memerangi praktik korupsi yang dinilai telah menggerus keuangan negara selama bertahun-tahun.
Menurutnya, maraknya pengungkapan kasus korupsi dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan bahwa praktik penyalahgunaan anggaran masih menjadi persoalan serius di Indonesia. Nilai kerugian negara yang terungkap pun semakin fantastis, tidak lagi hanya miliaran rupiah, tetapi telah mencapai triliunan rupiah.
Ia menilai, komitmen Presiden Prabowo harus diwujudkan melalui langkah konkret dan penegakan hukum yang konsisten agar memberikan efek jera bagi para pelaku korupsi.
"Kalau Presiden Prabowo sudah berkomitmen memberantas korupsi, terutama melihat kondisi Indonesia akhir-akhir ini yang sangat memprihatinkan dengan banyaknya penangkapan para koruptor, saya sangat setuju dan mendukung. Kalau memang serius melakukan pemberantasan, memang harus ada tindakan nyata, jangan hanya sebatas pidato," ujarnya.
Menurutnya, praktik korupsi menjadi salah satu penyebab kebocoran anggaran negara yang selama ini menjadi perhatian pemerintah.
"Potensi keuangan negara yang hilang sangat besar. Dulu Pak Prabowo sering menyampaikan soal kebocoran anggaran. Setelah banyak kasus terungkap, ternyata memang kebocoran itu berasal dari praktik korupsi yang dilakukan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab," katanya.
Ia juga menyoroti besarnya nilai korupsi yang kini berhasil diungkap aparat penegak hukum. Kondisi tersebut, menurutnya, menunjukkan bahwa pengawasan dan penindakan harus semakin diperkuat hingga ke daerah.
"Sekarang yang ditangkap bukan lagi kasus miliaran rupiah, tetapi nilainya sudah luar biasa besar. Kalau satu orang saja bisa merugikan negara dalam jumlah yang sangat besar, apalagi kalau dilakukan oleh banyak pelaku. Karena itu, kami sangat mendukung upaya pemberantasan korupsi secara menyeluruh," tegasnya.
Selain penindakan, ia berharap pemerintah terus memperkuat sistem pengawasan, transparansi, serta tata kelola pemerintahan agar peluang terjadinya korupsi semakin kecil. Menurutnya, pemberantasan korupsi tidak hanya menjadi tugas aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan komitmen seluruh penyelenggara negara.
"Korupsi adalah musuh bersama. Jika praktik ini bisa ditekan, anggaran negara akan lebih banyak dimanfaatkan untuk pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat sektor pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur. Kami di DPRD tentu mendukung penuh setiap langkah pemerintah yang benar-benar serius dalam memberantas korupsi," ucapnya. Ans



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?